Cari Blog Ini

Rabu, 05 Maret 2014

Perkembangan Basket di Indonesia



by Eko Andri Muslikan
bola basket indonesia
Olahraga bola basket sudah dikenal sejak zaman Indonesia masih di bawah penjajahan Belanda, umumnya di Yogyakarta dan Solo. Sejarah basket bermula pada PON pertama, bulan September tahun 1948. Bola basket sudah menjadi salah satu olah raga yang dipertandingkan. Sejak saat itu basket mulai berkembang dengan pesat. Berikut urutan sejarah basket Indonesia sejak dahulu sampai saat ini:
Persatuan olah raga basket dibentuk pada tanggal 23 Oktober 1951 yang bernama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (disingkat PERBASI). Namun pada tahun 1955 namanya berubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI. Pada tahun yang sama juga diselenggarakan konferensi basket Indonesia di Bandung.
Dalam pertandingan internasional tim basket Indonesia sudah mencetak beberapa prestasi diantaranya adalah sebagai berikut ini:
  1. Pada Asia Games III di Tokyo, Jepang tim basket Indonesia berhasil tampil, walaupun belum mencetak prestasi.
  2. Pada kompetisi basket yang diikuti tujuh negara Asia di Manila, tim putra Indonesia berhasil memnduduki posisi ke 6.
  3. Pada Sea Games tahun 1962, tim basket putra Indonesia berhasil menduduki posisi ke 5 diantaranya peserta dari negara Asia lainnya.
  4. Pada piala Ganefo tahun 1963, tim basket putra Indonesia berhasil meraih peringkat 2.
  5. Pada Pra Olimpiade di tahun 1964, Indonesia meraih peringkat 10.
  6. Pada piala Ganefo tahun 1966 Indonesia kembali meraih peringkat 2.
  7. Di tahun 1968 pada Pra-Olimpiade di Meksiko, tim basket putra negara kita berhasil meraih peringkat ke empat setelah mengalahkan Australia.
  8. Tahun 1970 adalah kali pertama bagi Indonesia dalam menurunkan tim basket putrinya. Tepatnya di piala ABC.
  9. Pada tahun 1972 diadakan kompetisi basket Asia di Taipei, Indonesia meraih peringkat ke 4.
  10. Tahun 1980an, prestasi basket Indonesia mulai menurun terlihat dari kemampuan Indonesia yang hanya mampu menduduki posisi belasan di berbagai kompetisi.
  11. Tahun 1990an, prestasi basket Indonesia mulai bagus. Ditandai dengan diraihnya medali emas oleh tim putra dan perak oleh tim basket putri pada Sea Games 1991. Pada Sea Games 1997 tim basket putri Indonesia juga kembali meraih medali perak.
  12. Pada tahun 2001 untuk pertama kalinya tim basket putra Indonesia meraih medali perak di Sea Games.

Kamis, 27 Februari 2014

TEKNIK DASAR CARA RENANG

TEKNIK DASAR DALAM RENANG
Sebelum kita berlatih gaya dalam sebuah teknik renang, ada beberapa teknik dasar yang perlu kita kuasai. Hal ini sangat membantu dan mempermudah kita dalam mempelajari sebuah gaya berenang. Ada 3 teknik dasar yang perlu anda ketahui yaitu Pernafasan, Meluncur dan Mengambang. Mari kita bahas satu per satu. Pernafasan Salah satu keberhasilan dalam berenang kita dapat mengatur nafas dengan baik. Pertama berdirilah dipinggir kolam dengan rendah dan wajah anda tetap dipermukaan air. Tarik nafas melalui mulut tahan beberapa saat dan kemudian masukkan kepala anda ke dalam air dan hembuskan nafas anda melalui hidung. Lakukan latihan ini secara perlahan sebanyak 10 sampai 15 kali setiap anda selesai melakukan gerakan atau latihan. Ulangi latihan tersebut sehingga menemukan irama anda sendiri. Meluncur
Meluncur merupakan gerakan tubuh secara horizontal dibawah permukaan air. Pertama-tama turunlah dalam kolam yang dangkal dan membelakangi dinding kolam. Tempelkan salah satu telapak kaki anda (kanan atau kiri) di dinding kolam dengan jari-jari kaki menghadap ke bawah sebagai tolakan untuk meluncur. Dorong badan melalui tolakan kaki tersebut dan meluncurlah sejauh mungkin dengan tangan sejajar di depan. Kepala diusahakan masuk dalam air sehingga kuping sejajar dengan lengan tangan. Lakungan gerakan ini sebanyak 10 sampai 15 kali untuk menemukan keseimbangan tubuh anda. Mengambang/Mengapung Mengambang atau mengapung merupakan gerakan tubuh melayang dibawah permukaan air dan kepala di atas permukaan air dengan dorongan tangan dan kaki sebagai penyeimbang. Mengambang atau mengapung ada 2 macam yaitu mengambang terlentang dan mengambang tegak lurus vertical. - Mengambang Terlentang Mengambang terlentang dilakukan dengan cara tarik ke belakang sampai dngan kuping terendam dalam air. Regangkan kedua tangan bentuk siku-siku.pergelangan tangan tetap lurus dan rileks. Tekan telapak tangan bersamaan atau bergantian ke bawah agar tubuh tetap melayang dipermukaan air. Untuk gerakan kaki bentuk menyerupai huruf “V” dengan gerakan sama seperti gerakan tangan. - Mengambang Tegak Lurus Secara Vertikal Mengambang tegak lurus secara vertical paling lazim digunakan yaitu gerakan tubuh dengan posisi tubuh tegak lurus dibawah permukaan air dan kepala tetap diatas permukaan air sebatas dagu, sedangkan untuk gerakan tangan dan kaki digerakan untuk keseimbangan agar tubuh tetap melayang dipermukaan air. Untuk gerakan tangan hampir sama dengan gerakan mengambang terlentang yaitu regangkan kedua tangan dengan membentuk siku-siku, pergelangan tetap lurus dan rileks. Kayuhkan tangan secara vertical bersamaan atau bergantian. Sedangkan untuk gerakan kaki beri jarak antara kedua kaki dan dorong menggunakan telapak kaki kebawah secara bergantian. Lakukan latihan ini di kolam yang sedikit dalam atau tepi kolam dengan besi pegaman sebagai pegangan. Latihan ini dapat menambah keseimbangan dan keberanian anda untuk tahap berikutnya. Selamat Mencoba!!! macam-macam gaya dalam renang 1.) Renang Gaya Bebas
Renang gaya bebas adalah style berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. renang style bebas sendiri yaitu style yang tidak terikat dengan tehnik-teknik dasar spesifik. renang style bebas dikerjakan dengan beragam macam gerakan didalam berenang yang dapat bikin perenang bisa melaju didalam air. hingga gerakan didalam style bebas dapat dipakai oleh sebagian orang, baik yang telah terlatih ataupun beberapa pemula. posisi renang style bebas Posisi dada menghadap ke permukaan air. Ke-2 belah tangan dengan bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sesaat ke-2 belah kaki dengan bergantian dicambukkan naik turun ke atas serta ke bawah. Pada saat berenang style bebas, posisi muka menghadap ke permukaan air. pernapasan dikerjakan waktu lengan digerakkan ke luar dari air, waktu tubuh jadi miring serta kepala berpaling ke samping. Pada saat mengambil napas, perenang dapat memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. dibanding style berenang yang lain, style bebas adalah style berenang yang dapat bikin tubuh melaju lebih cepat di air. 2.) Renang Gaya Dada Renang gaya dada adalah style berenang yang sangat popular untuk renang rekreasi. posisi tubuh stabil serta kepala bisa ada di luar air kurun waktu yang lama. Posisi renang gaya dada atau style katak Posisi dada menghadap ke permukaan air, tetapi tidak sama dari style bebas, batang tubuh senantiasa didalam situasi terus. Ke-2 belah kaki menendang ke arah luar sesaat ke-2 belah tangan diluruskan di depan. Ke-2 belah tangan di buka ke samping layaknya gerakan membelah air supaya badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh mengikuti gerakan katak tengah berenang hingga dimaksud style katak. Pernapasan dikerjakan saat mulut ada di permukaan air, sesudah satu kali gerakan tangan-kaki atau 2 x gerakan tangan-kaki. Mulialah studi dengan berpegangan pada tepi kolam terlebih dulu, sembari gerakkan kaki layaknya diatas. terus ulangilah gerakan kaki, hingga betul-betul lancar. 3.) Renang Gaya Punggung Renang gaya punggunggaya punggung adalah style berenang yang nyaris serupa dengan style renang bebas. tetapi, cuma saja style punggung mempunyai posisi punggung yang menghadap kepermukaan air serta posisi muka menghadap ke atas. renang style punggung ini telah dikenal sejak zaman kuno. pertama kali diperlombakan di olimpiade paris 1900, style punggung adalah style renang tertua yang diperlombakan sesudah style bebas. Posisi Renang Gaya Punggung : Berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. posisi muka ada diatas air hingga orang gampang mengambil napas. tetapi perenang cuma bisa lihat atas serta tidak dapat lihat ke depan. pada saat berlomba, perenang memperkirakan dinding pinggir kolam hitung jumlah gerakan. Didalam style punggung, gerakan lengan serta kaki sama dengan style bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Ke-2 belah tangan dengan bergantian digerakkan menuju pinggang layaknya gerakan mengayuh. mulut serta hidung ada di luar air hingga gampang mengambil atau buang napas dengan mulut atau hidung. Pada saat berlomba, tidak sama dari sikap start perenang style bebas, style dada, serta style kupu-kupu yang seluruhnya dikerjakan diatas balok start, perenang style punggung lakukan start dari didalam kolam. perenang menghadap ke dinding kolam dengan ke-2 belah tangan memegang besi pegangan. ke-2 lutut ditekuk diantara ke-2 belah lengan, sesaat ke-2 belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam. 4.) Renang Gaya Kupu-Kupu Renang gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba yaitu di antara style berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Posisi Renang Gaya Kupu-Kupu : Posisi dada menghadap ke permukaan air. Ke-2 belah lengan dengan berbarengan ditekan ke bawah serta digerakkan ke arah luar sebelum saat diayunkan ke depan. sesaat ke-2 belah kaki dengan berbarengan menendang ke bawah serta ke atas layaknya gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Hawa dihembuskan kuat-kuat dari mulut serta hidung sebelum saat kepala nampak dari air, serta hawa dihirup melalui mulut saat kepala ada di luar air.

Mengenal Seputar Psikologi Olahraga


by Eko Andri M
psikologi olahraga
Berbicara tentang psikologi yang diterapkan pada olahraga sampai saat ini, tetapi hal ini telah dikenal di dalam dunia olahraga sepanjang orang telah melakukannya secara profesional. Pada dasarnya, psikologi olahraga ini adalah tentang membentengi diri dari lawan Anda sambil membangun diri sendiri. Psikologi dalam olahraga berbicara tentang pentingnya berada di dalam zona yang tepat dan menciptakan kemampuan untuk mengintimidasi di lapangan. Ketika Anda telah memiliki momentum yang tepat, selama Anda bisa mempertahankannya, biasanya Anda dapat menang. Meskipun ada permainan olahraga yang kesuksesannya ditentukan sampai saat yang terakhir, banyak permainan lainnya yang kesuksesannya diputuskan dalam beberapa menit pertama bermain. Apa yang memutuskan kesuksesan dari permainan-permainan ini?
Sebagian dari hal itu adalah tentang berpikir kompetitif, tetapi ini dimulai jauh sebelum tim terjun ke lapangan. Pada intinya, psikologi dalam olahraga adalah tentang kemenangan, dan memenangkannya membutuhkan dedikasi di setiap tahap permainan. Jika Anda memiliki mental yang kuat maka Anda akan sama sekali tidak memiliki kekhawatiran untuk menunjukkan bahwa diri Anda berlatih lebih keras dibandingkan lawan Anda dengan mempelajari metode-metode yang digunakan oleh orang-orang terbaik di dunia, yaitu berpikir positif. Jika mental lemah, kemungkinan Anda akan sulit untuk belajar permainan mental ini karena takut terhadap apa yang orang lain mungkin pikirkan tentang Anda. Jika Anda seseorang yang serius dalam kompetisi, maka Anda harus belajar mempermainkan mental lawan dan mengembangkan potensi Anda.
Jika Anda menunggu sampai Anda memainkan pertandingan untuk menerapkan prinsip-prinsip psikologi olahraga, Anda mungkin tidak akan melakukannya dengan sangat baik. Sebelum sampai pada titik itu, Anda perlu memiliki sikap optimis untuk menang karena jika tidak, Anda tidak akan siap. Pelatihan merupakan salah satu aspek yang paling penting dan sulit untuk memberlakukan hal semacam itu. Anda harus senantiasa menjaga energi Anda setiap saat dan pada setiap latihan yang dilakukan, atau Anda tidak akan bisa menang. Hal ini mengharuskan semua jenis trik mental. Metode pelatihan Olahraga, pada kenyataannya, banyak melibatkan teknik psikologis seperti visualisasi, mensugesti diri dengan hal-hal positif untuk menciptakan sikap optimis, dan bahkan meditasi untuk meningkatkan fokus.
Walaupun psikologi dalam olahraga merupakan bidang baru, kesempatan bagi orang-orang dengan gelar psikologi olahraga berkembang setiap hari. Banyak dari sebagian besar tim yang paling sukses dalam olahraga profesional mempekerjakan ahli psikolog olahraga, dan meskipun mereka tidak tampak dalam permanian, mereka merupakan orang-orang yang selalu memegang peran di belakang layar. Psikologi olahraga tidak lagi satu set trik sederhana yang digunakan oleh atlet untuk saling mengintimidasi satu sama lain. Sebaliknya, hal semacam ini merupakan komponen yang penting dari pelatihan olahraga, pertandingan olahraga, dan gaya hidup atletis. Psikologi dalam bidang olahraga dan latihan bahkan digunakan di gym untuk membantu orang-orang biasa dengan rutinitas latihan sehari-hari mereka. Anda menyadari tentang betapa bermanfaatnya psikologi dalam olahraga, Anda sudah pasti bisa melihatnya diterapkan di mana-mana.

Jumat, 22 November 2013

Tata Cara Olahraga Lempar Lembing

Lempar Lembing (Kelas XI IPA/IPS) Lempar lembing merupakan salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar. Lembing adalah alat yang digunakan dalam olahraga ini. Alat ini berbentuk seperti tombak dengan sudut tajam di salah satu ujungnya. Pada dasarnya lempar lembing berarti melempar lembing dari tangan dengan sekuat tenaga untuk memperoleh jarak lemparan sejauh mungkin. 1. Teknik Dasar Lempar Lembing Dalam lempar lembing terdapat beberapa teknik dasar yang harus diketahui. Teknik dasar tersebut meliputi cara memegang, membawa, dan melempar lembing. a. Memegang Lembing Cara memegang lembing yang biasa dilakukan para pelempar, yaitu cara Amerika dan cara Finlandia. 1) Cara Amerika Pegang lembing di bagian belakang lilitan lembing dengan jari telunjuk melingkar di belakang lilitan dan ibu jari menekannya di bagian permukaan yang lain. Sementara itu, jari-jari lain turut melingkar di badan lembing dengan longgar.
Cara memegang lembing: a) cara Amerika dan b) cara Finlandia c) Cara menjepit 2) Cara Finlandia Pegang lembing pada bagian belakang lilitan dengan jari tengah dan ibu jari, sementara telunjuk berada sepanjang batang lembing dan agak serong ke arah yang wajar. Jari-jari lainnya turut melingkar di badan lembing dengan longgar. 3) Cara menjepit caranya hanya menjepitkan lembing diantara dua jari tengah dan jari telunjuk, sedangkan jari jari lainnya memmegang biasa. Peraturan lomba lempar lembing b. Membawa Lembing Ada tiga cara membawa lembing yang biasa digunakan pelempar saat melakukan awalan, di antaranya sebagai berikut.
Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke atas. Lembing dibawa di belakang badan sepanjang alur lengan dengan mata lembing menghadap ke arah depan serong ke atas. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke arah bawah. Cara membawa lembing c. Melempar Lembing Melempar lembing terbagi menjadi beberapa tahap yaitu awalan, lemparan, dan akhiran. 1) Awalan Awalan berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Bagian terakhir awalan terdiri atas langkah silang (cross step). Pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara berikut.
Rangkaian gerak lempar lembing a) Dengan jingkat (hop step) b) Dengan langkah silang di depan (cross step) c) Dengan langkah silang di belakang (rear cross step) Proses peralihan (cross step) dilakukan saat kaki diturunkan. Kedua bahu diputar perlahan ke arah kanan (bukan kidal), lengan kanan mulai bergerak dan diluruskan ke arah belakang dengan tubuh bagian atas condong ke belakang. Pandangan selalu melihat lurus ke depan. 2) Lemparan Pada gerak melemparkan lembing, tarik bahu kanan dan lengan melakukan gerakan melempar melalui poros bahu dengan kuat ke depanatas. Badan bergerak melewati kaki depan, lalu melepaskan lembing. 3) Akhiran Gerak akhir lemparan dilakukan dengan melangkahkan kaki ke depan untuk menyeimbangkan gerak agar tidak terjatuh dan tidak melebihi garis batas lemparan. 2. Bentuk Latihan Lempar Lembing Berikut ini adalah bentuk-bentuk latihan yang dapat digunakan untuk melatih lempar lembing. Mintalah pengawasan dari guru Anda saat berlatih. a. Melempar dari berdiri menghadap ke depan Pelempar berdiri menghadap ke depan dengan kaki terpisah selebar bahu. Lembing ditarik dan dipegang di atas kepala, menunjuk ke tanah dengan sudut runcing. Lembing dilemparkan untuk menancap di tanah 3–4 meter ke depan. b. Melempar berdiri menghadap ke samping Pelempar berdiri dengan kaki 60–90 cm terpisah dengan kaki menunjuk lurus ke depan. Berat badan ada di belakang, pada kaki kanan. Kepala menghadap ke depan, sedangkan pinggang dan bahu menghadap ke samping. Lembing ditarik di mana mata lembing dekat dengan mata pelempar sebelah kanan. Telapak tangan kanan menghadap ke atas dan di atas garis bahu. Memulai gerakan dengan mengangkat sedikit kaki dari tanah, dan berat badan ada pada kaki kanan yang dibengkokkan sedikit. Dorong kaki kanan dengan kuat, berporos pada telapak kaki dan meletakkan kaki kiri di tanah dengan tumit lebih dulu. Pinggang akan memutar ke depan membentuk punggung melengkung, dengan bahu, lengan, dan tangan mengikuti. Selama melakukan seluruh gerakan melempar, siku harus dipertahankan selalu dekat dengan lembing. 3. Peraturan Perlombaan Lempar Lembing Berikut ini beberapa peraturan yang diberlakukan dalam perlombaan lempar lembing. a. Lembing Lembing terbuat dari bambu dengan bagian ujung runcing yang terbuat dari logam. Lembing terdiri atas tiga bagian, yaitu mata lembing, badan lembing, dan pegangan lembing. Ukuran lembing yang digunakan untuk putra memiliki panjang 2,6–2,7 meter dan beratnya 800 gram. Sementara itu, lembing yang digunakan oleh putri memiliki panjang 2,2–2,3 meter dan beratnya 600 gram. b. Lapangan Lempar Lembing Berikut ini penjelasan tentang lapangan lempar lembing.
Lintasan awal dibatasi oleh garis 5 cm dan terpisah 4 meter. Panjang lintasan minimal 30 m dan maksimal 36,5m. Lengkung lemparan dibuat dari kayu atau logam dan dicat putih selebar 7 cm. Lengkungan ini datar dengan tanah dan merupakan busur dari lingkaran yang berjari-jari 8 meter. Garis 1,5 meter terletak melilit titik pusat gravitasi lembing. Sudut lemparan dibentuk dari dua garis yang dibuat dari titik pusat lengkung lemparan dengan sudut 29 derajat memotong kedua ujung lengkung lemparan, dengan tebal garis sektor 5 cm. c. Aturan Melempar Setiap atlet berhak melempar sebanyak 3 kali. Lemparan dilakukan dengan menggunakan satu tangan. Atlet akan didiskualifikasi karena hal-hal berikut. 1) Lembing tidak dipegang pada pembalutnya. 2) Setelah dipanggil 2 menit belum melempar. 3) Menyentuh besi batas lemparan sebelah atas. 4) Setelah melempar keluar lewat garis sektor lempar. 5) Lembing jatuh di luar garis sektor lempar. 6) Ujung lembing tidak membekas pada tanah.

Video Pembelajaran Teknik Lari Sprint 100 Meter.MP4

<iframe width="420" height="315" src="//www.youtube.com/embed/UMP9DSXrYGQ" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

Video Pembelajaran Tolak Peluru

Minggu, 17 Februari 2013

Sport Fisioterapi: 4 langkah menangani cedera engkel

Sport Fisioterapi: 4 langkah menangani cedera engkel: Rest Ice Compression Elevation Ke-4 list di atas merupakan  langkah penangan pertama untuk cedera engkel , atau biasa disingkat ...